Arsip tema sepekan

Bagikan artikel ini :

The Risen Christ: Unstoppable Gospel, Irreversible Life

Roma 6:9-11; 2 Timotius 2:8-10; Kisah Para Rasul 2:24

EKSPRESI PRIBADI

Masihkah Anda mengingat seperti apa diri Anda sebelum berjumpa dengan Tuhan? Apa yang membedakan kehidupan Anda pada masa itu dengan masa sekarang? Bagikan dalam CG Anda!

EKSPLORASI FIRMAN

Satu pengharapan luar biasa bagi setiap orang percaya yang dinyatakan dalam Injil adalah setiap kita yang percaya kepada Kristus dipersatukan dalam kematian dan kebangkitan-Nya, apa yang terjadi kepada Kristus menjadi dasar pengharapan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Pengharapan ini dinyatakan dalam keutuhan surat Roma terutama dalam pasal 6 bahwa kita dipersatukan dalam Kematian dan kebangkitan Kristus. Sebagaimana Kristus juga mengalami kematian satu kali, lalu dibangkitkan dan tidak lagi mengalami kematian hingga selama-lamanya demikianlah pengharapan setiap orang percaya yang ada dalam Kristus. Kita akan mati satu kali sebagaimana dengan Kristus, kita berpengharapan pada waktu yang ditetapkan Allah kita akan dibangkitkan bersama seluruh orang percaya, dan setelah kebangkitan itu kita yang percaya tidak akan lagi mengalami kematian sampai selama-lamanya.

Mengapa bisa demikian? Semua ini bisa terjadi karena Kristus sudah menang atas kuasa maut dan maut tidak berkuasa lagi atas-Nya, karena melalui kebangkitan-Nya, Ia telah mengalahkan kuasa maut. Setiap orang yang percaya kepada-Nya dipersatukan dalam kematian dan kebangkitan-Nya dan diberi kuasa yang sama untuk dibebaskan dari kuasa maut. Maut tidak berkuasa lagi atas kita, melainkan kita mampu hidup dalam kemenangan dari maut dan karenanya menang dari dosa. Atas dasar kemenangan ini Paulus mengatakan dalam Roma 6 agar kita yang sudah ditebus untuk tidak kembali hidup dalam dosa. Kita sudah mati karena dosa, kini kehidupan yang kita jalani dalam Kristus adalah kehidupan baru yang sudah tidak tunduk dalam kuasa dosa. Karena itu kehidupan yang baru ini tidak kita hidupi dalam dosa melainkan dalam kebenaran.

Paulus menjalani hidup barunya dalam Kristus dengan mengabarkan Injil. Setiap kita yang sudah bangkit bersama Kristus diberi satu tujuan hidup baru, yakni hidup bagi Allah. Sekalipun harus menderita sebagaimana yang dinyatakan dalam 2 Timotius 2, Paulus rela menanggung itu semua karena keselamatannya sudah terjamin dalam Kristus. Paulus tahu sekalipun ia sampai harus mati, ia akan dibangkitkan kembali bersama Kristus. Bagi Paulus ada yang lebih penting daripada memikirkan nasibnya sendiri, yakni pekerjaan Allah menyelamatkan umat manusia. Pekerjaan ini dititipkan kepada setiap kita yang sudah menerima berita Injil dan diselamatkan. Tugas kita adalah membagikan kepada mereka yang belum menerima keselamatan.  (DK)

APLIKASI KEHIDUPAN

Pendalaman

Ambil waktu sejenak untuk merenungkan apakah kehidupan Anda saat ini sudah Anda hidupi bagi Allah atau masih Anda hidupi bagi diri sendiri?

Penerapan

Dalam hal apa Anda membutuhkan kuasa kebangkitan Kristus mentransformasi kehidupan Anda sehingga Anda dapat lepas dari kuasa dosa yang selama ini menjerat Anda?

SALING MENDOAKAN

Akhiri Care Group Anda dengan saling mendoakan satu dengan yang lain.