Bagikan artikel ini :

Orang Macam Apa Anda?

1 Korintus 12:12-31

Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.
- 1 Korintus 12:26

Semasa pelayanan penggembalaan saya selama ini, setidaknya saya menemukan tiga jenis orang di dalam jemaat. Pertama, jenis komentator. Orang seperti ini sangat doyan berkomentar tentang apa pun yang ada di dalam gereja, mulai dari pelayanan, sampai orang-orang yang terlibat di dalamnya. Tentu kita boleh saja berkomentar, memberi masukan bahkan kritikan. Namun, tipe komentator hanya memikirkan kenyamanan diri, ia tidak memikirkan kemajuan gereja. Jika dalam 1 Korintus 12, ia seperti menginginkan semua tubuh adalah mata. Semuanya harus sesuai dengan dirinya. Mood-nya seperti roller coaster, kalau semua ia rasa OK, ia akan pergi ke gereja. Akan tetapi, kalau ia merasa tidak OK, ia akan mencari tempat ibadah yang lain.

Kedua, jenis tidak peduli. Orang seperti ini tidak terlalu peduli keadaan gerejanya, yang penting ia datang, beribadah, dan pulang. Orang seperti ini tidak mengenali dirinya sehingga malas untuk melibatkan diri di dalam persekutuan, apalagi pelayanan. Ia merasa bukan bagian dari tubuh Kristus. Ia seorang yang bebas, yang tidak mau terikat, malas berelasi, takut kalau-kalau nanti ada konflik, yang penting dirinya bisa beribadah di gereja. Sangat disayangkan kalau seseorang memiliki pola pikir seperti ini sebab kita tidak diciptakan untuk menjadi orang Kristen seorang diri. Desain Tuhan adalah kita menjadi bagian dari tubuh Kristus, siapa pun kita.

Ketiga, jenis komitmen. Orang seperti ini memiliki komitmen untuk berbagian di dalam pembangunan tubuh Kristus. Ia tidak memikirkan dirinya sendiri, malahan melihat apa yang bisa diberikan bagi perkembangan gereja. Ia tidak sembarangan ngomongin komunitas orang percaya, tetapi melihat dari sisi positif dan baik yang bisa dikembangkan di gereja Tuhan. Ia juga tidak mudah meremehkan orang lain, membicarakan kelemahan-kelemahannya. Berhadapan dengan tipe seperti ini, kadang kala bisa muncul diskusi yang sengit, bukan ditujukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk perkembangan pelayanan dan pertumbuhan jemaat.

Berharap kita yang membaca ini adalah orang-orang jenis ketiga. Ini bukan soal seberapa banyak pelayanan kita, tetapi bagaimana hati kita ada di dalam gereja. Tuhan Yesus mengasihi gereja-Nya maka kita pun seharusnya mengasihi gereja-Nya, bukan menyakiti-Nya atau bahkan meninggalkan-Nya. Ingat siapa pun Anda, Anda adalah bagian dari tubuh Kristus. Kasihilah orang-orang percaya yang lainnya, bertumbuhlah bersama-sama.


Refleksi Diri:

  • Anda dapat menjawab secara pribadi, dari ketiga jenis orang yang disampaikan di atas, Anda termasuk jenis yang mana?
  • Apa yang mau Anda lakukan untuk bisa melibatkan diri di dalam gereja dan turut serta dalam pembangunan tubuh Kristus?