Bagikan artikel ini :

Mesias Palsu

Amsal 20:6-12

Orang benar yang bersih kelakuannya‒berbahagialah keturunannya.
- Amsal 20:7

Di sepanjang zaman bermunculan orang-orang yang menyebut dirinya hamba Tuhan, yakni pendeta, penginjil, dan sebagainya. Mereka muncul dengan berbagai “atraksi”. Orang-orang bisa sangat mengidolakan dan memandang mereka seperti setengah dewa. Bahkan ada yang dengan sangat berani mengajarkan di khalayak ramai tentang hal-hal yang aneh sekali untuk dicerna. Yang dilakukan mereka hanyalah halusinasi atau setting-an supaya dapat menarik pengikut yang semakin banyak. Orang-orang seperti ini tidak berkata, “Sembahlah aku,” tetapi penekanannya adalah mereka tampak sebagai orang terhebat, lebih dari yang lain, supaya pendengar terpusat kepada diri mereka.

Tuhan Yesus di ayat emas sudah memperingatkannya sejak 2.000 tahun yang lalu, “Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau: Lihat, Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.” Hati-hatilah, jangan mudah terkesima dengan perbuatan spektakuler yang dilakukan oleh seorang yang mengaku dirinya hamba Tuhan. Jangan cepat-cepat mengklaim kalau ada “pertunjukan” rohani yang megah, pasti Tuhan hadir. Tuhan Yesus sendiri berkata, “Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat dengan maksud, sekiranya mungkin, menyesatkan orang-orang pilihan.” (ay. 22). Orang-orang tersebut melakukan tindakan yang mencengangkan, tetapi parahnya mereka menyesatkan. Mereka sengaja melakukannya agar orang-orang mau mengikuti mereka.

Marilah belajar firman Tuhan dengan benar, jangan gampang ikut-ikutan orang lain. Jangan mau dibodoh-bodohi dengan pengajaran yang aneh-aneh. Jika Anda tidak yakin dengan suatu pengajaran, bertanyalah kepada hamba Tuhan di gereja Anda. Sampai Tuhan Yesus datang kedua kali, akan muncul orang-orang seperti itu, yang ujung-ujungnya adalah meraup keuntungan pribadi Anda. Ingat, Sang Mesias hanyalah Tuhan Yesus satu-satunya, tidak ada yang lain, bahkan tidak ada seorang pun yang dapat menyamai level-Nya, tidak akan pernah ada. Sandaran hidup, pelindung hidup, kekuatan di hidup Anda hanyalah di dalam Kristus. Lindungi keluarga, orang-orang terdekat Anda, orang-orang yang Anda kasihi, dengan menyaksikan Injil yang benar. Jika di antara mereka sudah ada yang terlanjur terbawa ajaran yang salah, doakan mereka, kasihi mereka, supaya dapat melihat kembali ke kebenaran yang sesungguhnya.


Refleksi Diri:

  • Apakah Anda pernah terbawa pengaruh suatu ajaran yang tidak benar? Bagaimana biasanya cara mereka memikat pendengar mereka?
  • Apa yang mau Anda lakukan untuk menjaga iman supaya tidak terbawa arus ajaran yang sesat?