Meragukan Keselamatan
Efesus 2:1-10
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
- Efesus 2:8
Saat menjalani hidup sebagai seorang percaya, kita sering kali masih dibayang-bayangi oleh dosa masa lalu. Pergumulan berikut acap kali dihadapi sebagian besar orang Kristen sehingga mengalami kegelisahan, “Saya tahu Tuhan Yesus sudah mengampuni saya, tapi perasaan bersalah dan merasa tidak layak terus menghantui. Dosa saya di masa lalu terlalu banyak dan terlalu besar. Saya merasa, seakan-akan percaya saja tidak cukup. Saya jadi ragu apakah saya sudah diselamatkan atau belum?”
Efesus 2:1-10 mengingatkan kita tentang iman dan anugerah keselamatan yang Tuhan berikan. Teolog Petter T. O’Brien berpendapat, “Pada bagian ini, Rasul Paulus ingin menunjukkan apa yang terjadi kepada orang percaya, yaitu menerima anugerah yang sangat mahal dari Allah.” Anugerah dan iman adalah dua hal utama yang menjadi elemen dasar penting dalam kehidupan orang percaya saat mengalami kesatuan dengan Kristus. Anugerah merupakan fokus utama yang menunjukkan inti dari tujuan Allah, yaitu hanya karena anugerah orang percaya dapat diselamatkan. Inilah yang membuat orang percaya dapat terus-menerus memuji dan mengagungkan karya Allah yang tak ternilai yang telah dilakukan-Nya.
Iblis sering memakai dosa dan kesalahan masa lalu untuk mengintimidasi orang percaya. Iblis juga memanfaatkan perasaan bersalah yang kita rasakan untuk membuat kita meragukan iman kepada Allah. Ketika kita mulai meragukan iman kita dan dosa masa lalu menghantui kita, ingatlah kembali saat pertama kali mengaku percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita. Pada saat itu semua dosa kita sudah diampuni. Tidak ada usaha kita sedikit pun yang membuat kita dapat menjadi orang percaya dan diselamatkan. Semuanya hanya karena kasih karunia Allah, bukan karena perbuatan baik kita. Setelah menjadi orang percaya, perbuatan baik penting dilakukan sebagai bentuk ucapan syukur atas keselamatan kita dan memang Allah mendesain manusia untuk melakukan pekerjaan yang baik (ay. 10).
Teruslah perkuat iman kita dengan menjaga hubungan pribadi dengan Allah melalui doa dan pembacaan firman. Belajarlah juga melakukan firman. Ikutlah bergabung dalam care group yang akan menolong kita untuk mengenal Tuhan dan menggali Alkitab. Dengan konsep pengenalan Allah yang kuat dan benar, iman kita tidak akan mudah digoyahkan oleh bisikan Iblis.
Refleksi Diri:
- Apakah ada rasa bersalah dari dosa masa lalu yang membuat Anda meragukan keselamatan Anda? Jika ada, ingat kembali saat Anda percaya dan berdoa mengucap syukur atas anugerah keselamatan tersebut.
- Apa yang ingin Anda lakukan lebih rutin untuk memperteguh iman Anda agar tidak mudah goyah oleh bisikan Iblis?
