Bagikan artikel ini :

Menyikapi Krisis Di Masa Tua

Mazmur 92:13-16

Pada masa tua (bəsēvāh) pun mereka masih berbuah (yĕnuvun), menjadi gemuk dan segar.
- Mazmur 92:15

Saya mengamati dan menganalisa melalui pelayanan saya selama ini, apa yang terjadi ketika seseorang melewati usia enam puluh tahun? Pada umumnya, orang tua atau sering disebut usia indah (usinda) yang melewati usia ini akan memikirkan, apa arti hidupku selama ini? Mereka mungkin sudah kehilangan pasangan hidup, teman sepermainan ataupun status sosial. Para usinda juga menghadapi keterbatasan fisik sehingga bergantung kepada orang lain. Terkadang mereka merasa tidak dibutuhkan lagi. Dalam benak mereka akan muncul perasaan takut menghadapi kematian dan kesendirian.

Bagaimana firman Tuhan melihat mereka yang sudah berumur? Teks Ibrani ayat emas adalah Od yĕnuvun bĕseivah, deshenim vĕra‘ănannim yihyu. Kata kunci yang kita coba uraikan adalah yĕnuvun dari akar kata nub yang artinya berbuah atau menghasilkan. Secara keseluruhan makna katanya adalah mereka akan berbuah yang ditunjukkan dengan tindakan berkelanjutan atau yang akan terjadi. Kata kunci lainnya adalah bəsēvāh dari akar kata seivah, artinya uban atau masa tua. Jadi makna kalimatnya, pada masa tua mereka diminta untuk selalu berbuah secara berkelanjutan.

Sobat terkasih, hari tua bukan berarti “sudah selesai”. Penuaan fisik tidak seharusnya menghalangi pertumbuhan rohani, justru di masa usinda Anda memasuki masa pematangan rohani dimana Allah memanggil Anda untuk tetap berbuah dalam kesempatan yang kian terbatas. Jadi, bagi Anda yang usinda, pada masa ini hiduplah dengan memiliki arah hidup sesuai yang Tuhan kehendaki dengan menjadi saksi iman, pembimbing generasi berikutnya, dan pendoa syafaat.

Sementara bagi Anda yang menjadi generasi penerus, dukunglah para usinda agar mereka tidak hidup dalam penyesalan akan kegagalan hidup dan mengalami ketakutan menghadapi akhir sebuah kehidupan. Berdoalah agar mereka dalam anugerah Tuhan mampu melihat hidup yang bermakna, menerima kenyataan, dan hidup dalam damai sejahtera. Mari hadir menjadi berkat bagi para usinda bukannya menambahkan susah dan beban baru lagi dalam hidup mereka. Ingat, suatu kali kelak kita pun akan menjadi tua. Kita tidak bisa menolak tua!


Refleksi Diri:

  • Bagi Anda yang berusia indah, bagaimana Tuhan mengingini Anda untuk selalu berbuah? Apa buah-buah yang bisa Anda berikan kepada generasi muda?
  • Bagi Anda yang berusia lebih muda, bagaimana Anda bisa mendukung para usinda agar di masa tuanya tidak merasakan kesendirian?