Memberitakan Sampai Dia Datang
1 Korintus 11:23-26
Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang.
- 1 Korintus 11:26
Salah satu kecenderungan dalam ibadah Minggu gereja adalah jumlah kehadiran jemaat yang selalu hampir penuh pada saat diadakan Perjamuan Kudus. Ini menunjukkan bahwa sakramen Perjamuan Kudus menjadi momen penting di dalam kehidupan orang percaya. Mengapa? Pengkhotbah Thomas Watson menyatakan bahwa Perjamuan Kudus merupakan khotbah yang tampak, dimana Kristus yang disalibkan secara nyata tampak bagi kita. Sakramen Perjamuan Kudus mempresentasikan keselamatan melalui pengorbanan Kristus Yesus yang sempurna di atas kayu salib.
Rasul Paulus di 1 Korintus 11:23-26 menyatakan bahwa Perjamuan Kudus adalah momen penting di dalam kehidupan orang percaya sehingga perlu diwariskan dari generasi ke generasi. “Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Tuhan,” (ay. 23a) artinya sakramen Perjamuan Kudus menjadi bagian hidup orang percaya dan harus dilakukan dari generasi ke generasi. Bahkan di ayat 26, Paulus menekankan bahwa kita harus melakukan Perjamuan Kudus sampai Kristus datang ke dunia yang kedua kali.
Mengapa Perjamuan Kudus penting dilakukan? Karena Perjamuan Kudus menjadi sarana untuk menyampaikan pesan keselamatan, yaitu kematian Yesus untuk menebus umat manusia dari kebinasaan. Di atas kayu salib, Kristus Yesus menanggung dosa seluruh umat manusia. Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat Allah menjadi berdosa karena dosa manusia, supaya kita dibenarkan oleh Allah (2Kor. 5:21). Salib menjadi simbol kasih anugerah Tuhan dimana tubuh (yang dilambangkan dengan roti) diserahkan dan darah (yang dilambangkan dengan anggur) telah dicurahkan untuk membayar hukuman atas dosa manusia. Berita sukacita ini harus diberitakan secara terus menerus melalui Perjamuan Kudus.
Saudaraku yang terkasih, tatkala kita ikut di dalam meja perjamuan Tuhan dan menerima Perjamuan Kudus, ingatlah bahwa Perjamuan Kudus bukan hanya sekadar momen mengenang pengorbanan Kristus bagi kita. Perjamuan Kudus juga adalah kesempatan bagi kita untuk memberitakan kematian Yesus di kayu salib dan pengorbanan-Nya demi menebus kita dari kebinasaan. Karena itu, jangan melupakan dan meninggalkan Perjamuan Kudus. Setialah terus ikut di dalam Perjamuan Tuhan dengan menerima roti dan anggur sebagai lambang tubuh dan darah Kristus.
Refleksi Diri:
- Mengapa penting bagi Anda untuk mengikuti dan menerima Perjamuan Kudus?
- Apa makna Perjamuan Kudus bagi Anda sendiri? Bagaimana Anda akan memakai momen ini untuk menyampaikan pesan keselamatan dari Kristus Yesus?
