Bagikan artikel ini :

Kenali Lawan Kita

Efesus 6:10-17

Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
- Efesus 6:12

Di dalam pertandingan-pertandingan olah raga profesional, biasanya sebuah tim memiliki tim pengamat yang bertugas menganalisa kekuatan dan kelemahan calon lawannya di pertandingan. Mereka jadi bisa merancang strategi yang jitu untuk mengalahkan lawan. Di dalam peperangan rohani kita juga harus mengenali lawan kita agar tidak mudah dikalahkan atau salah sasaran dalam mengadakan perlawanan.

Rasul Paulus melalui ayat emas menyampaikan siapa lawan-lawan kita. Ia menggunakan kata-kata “penguasa, penghulu, dan roh jahat” untuk menunjukkan betapa seriusnya lawan yang dihadapi. Level lawan kita bukan main-main atau becandaan, level mereka dapat memengaruhi banyak orang dan situasi. Banyak kekacauan, pertikaian, kecanduan, keputusasaan di dunia, secara kasat mata kita lihat disebabkan olah masalah ekonomi, psikologis, politik, dan sebagainya. Namun, sesungguhnya setan sedang bergerak begitu masif lebih dari apa yang kita sadari.

Saat seseorang melakukan dosa terkadang kita berkata, “Jangan bawa-bawa Iblis, kasihan jadi kambing hitam. Perbuatan orang itu sih kesalahannya sendiri.” Tanpa disadari, iblis sebetulnya telah bekerja. Cara kerja Iblis bukanlah berhadapan langsung, tetapi dengan berbagai cara licik dan keji untuk menghancurkan anak-anak Tuhan.

Apakah Anda pernah tersadar, tanpa terasa pelan-pelan sudah dibawa jatuh ke dalam jerat Iblis? Iblis mengatakan tidak apa-apa nonton film adegan dewasa, semua film juga seperti itu. Lama kelamaan terus dibawa ke level yang lebih berat, sampai tidak merasa bersalah nonton film porno. Iblis juga penipu ulung, seolah-olah Anda adalah korban kejahatan orang lain. Tak apa-apa tidak mengampuni orang yang bersalah kepada Anda, sampai-sampai Anda dendam kepadanya, bahkan bersukacita ketika ia ditimpa bahaya.

Ingatlah, kita berhadapan dengan lawan yang tidak sembarangan. Kita bukan berada di arena permainan dan peperangannya bukanlah pertempuran jarak jauh dengan mengirim misil dan rudal, melainkan pertarungan jarak dekat yang sangat intens. Tidak ada gencatan senjata, sampai akhir kehidupan atau sejarah dunia ini. Peringatan ini bukan untuk menakutnakuti, tetapi supaya kita sungguh-sungguh melawan Iblis. Jangan takut, Iblis sesungguhnya sudah ditaklukkan oleh Tuhan Yesus Kristus. Sehebat atau secanggih apa pun Iblis, kita pasti menang di dalam Kristus. Jangan lengah dan tetaplah tenang, ada Tuhan beserta kita.


Refleksi Diri:

  • Apakah selama ini Anda dengan mudah jatuh ke dalam jerat Iblis?
  • Apa yang mau Anda lakukan supaya tidak terjatuh ke dalam jerat Iblis?