Ayo Bergerak Memberitakan Injil
Markus 16:9-20
Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.
- Markus 16:20
Seorang jemaat pernah bercerita bahwa seumur hidupnya menjadi orang Kristen, ia belum pernah memberitakan Injil secara verbal kepada orang lain. Baginya, mengabarkan Injil merupakan sebuah ketakutan tersendiri. Mungkin Anda juga mengalami hal serupa, seumur hidup Anda belum pernah sekalipun memberitakan Injil kepada orang lain. Ketika bulan misi tiba, khotbah misi diperdengarkan. Anda semakin merasa bersalah, apalagi kalau ada pengkhotbah yang berkata, “Nanti di surga akan ditanya, kamu sudah bawa berapa jiwa? Alangkah malunya kalau kita datang dengan tangan kosong.” Ini sebenarnya seperti sedang berbisnis dengan Tuhan.
Firman Tuhan mengatakan murid-murid pergi memberitakan Injil ke segala penjuru dunia. Kita bersyukur Injil bisa sampai kepada kita hari ini, semua karena pekerjaan Tuhan melalui orang-orang yang dipakai untuk memberitakan Injil. Kita perlu menanamkan di pikiran kita bahwa memberitakan Injil bukanlah seperti berdagang bahwa yang terbaik adalah yang lebih banyak membuat orang menjadi Kristen. Kita sering mendengar cerita misionaris yang melayani di suatu daerah, sepanjang pelayanannya hanya hitungan jari saja orang yang menjadi percaya. Apakah ia gagal dalam penginjilan? Apakah ia kurang punya hati dan kurang fasih dalam menyampaikan Injil? Tentu tidak!
Kita semua dipanggil untuk memberitakan Injil dengan berbagai cara. Di zaman digital seperti sekarang ini, Anda bisa menggunakan media sosial untuk memberitakan Injil, dampaknya bahkan lebih dahsyat daripada yang Anda bayangkan. Ceritakanlah tentang bagaimana kisah hidup Anda bersama dengan Tuhan, daripada hanya membagikan kegalauan hati di Instagram Anda. Anda juga bisa mendukung dengan sungguh-sungguh orang-orang yang sedang menginjili baik di kota maupun di desa. Tantangan yang mereka hadapi begitu banyak. Mereka memerlukan dukungan dari kita. Di sisi lain, sekarang ada banyak pelatihan untuk Anda bisa memberitakan Injil, tetapi sudahkah Anda mau belajar untuk menginjili? Berdoalah supaya Tuhan membukakan kesempatan bagi Anda bisa secara pribadi memberitakan Injil. Tugas kita semua adalah menceritakan bagaimana Injil mengubahkan hidup Anda. Ayo bergerak, terlibatlah dalam apa pun bentuk pemberitaan Injil.
Refleksi Diri:
- Bagaimana cara Anda mendukung orang-orang yang hidup sebagai misionaris?
- Apa langkah konkret yang mau Anda lakukan untuk terlibat dalam pemberitaan Injil?
