Edisi 212 - Hidup Baru
HIDUP BARU. Tema ini kami pilih selain untuk melanjutkan tema “Bertobatlah” dari edisi sebelumnya, ini juga untuk menyambut tahun yang baru, di mana kebanyakan orang bertekad memulainya dengan resolusi untuk memulai hidup yang baru, yang lebih baik dari tahun sebelumnya, dengan semangat baru dan harapan baru.
Sesungguhnya istilah “hidup baru” tidak hanya berlaku untuk orang yang baru bertobat, yang bertekad meninggalkan dosa-dosanya, membuka lembaran hidup yang baru, hidup mengikut jalan Tuhan, hidup yang dikuduskan oleh Tuhan. Tetapi di setiap aspek kehidupan, istilah ini dapat kita temukan, karena istilah ini menunjukkan suatu keadaan yang harus dimasuki atau dijalani seseorang dalam perjalanan hidupnya. Seorang bayi yang selama 9 bulan hidup aman di dalam perut sang ibu, suatu ketika harus memasuki hidup yang baru, hidup mandiri di luar perut ibunya. Seorang anak yang selama ini dihidupi oleh orangtuanya, suatu saat ia harus memasuki kehidupan yang baru, kehidupan penuh perjuangan untuk dapat bertahan hidup di dunia ini. Seseorang yang selama ini hidup bebas tanpa ada ikatan yang membebaninya, suatu saat kemungkinan akan memasuki hidup yang baru, hidup di dalam ikatan pernikahan dimana ia harus berbagi segalanya dengan pasangannya. Dan banyak hal lainnya. Di dalam edisi ini kita akan membahas bermacam-macam hidup baru yang harus dijalani seseorang.
Di tahun yang baru ini, apapun tekad anda, tanpa kehendak Tuhan, semuanya itu akan sia-sia. Karena itu, masukilah tahun baru ini bersama Tuhan. Mintalah Tuhan memimpin anda dalam menjalankan tekad anda hingga tercapai apa yang anda rencanakan yang sesuai dengan kehendak Tuhan. SELAMAT MEMASUKI HIDUP BARU!
Redaksi

