Kapan Kristus Datang Kembali?
Matius 24:3-14
Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun (oudeis oiden) yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.”
- Matius 24:36
Spekulasi tentang kapan kiamat atau kedatangan Kristus untuk kedua kalinya sering kali berseliweran melalui berbagai media. Kiamat selalu menjadi isu menarik. Ia kerap kali diperbincangkan hangat mulai dari warung kopi sampai seminar dengan pembicara berapi-api. Isu bencana alam, krisis global, peperangan antar bangsa, ekonomi digital, yang mendahului kiamat kerap menjadi jualan seminar yang laku keras. Isu ini juga sering kali dijual oleh Hollywood dan laku ditonton, alhasil mendapatkan cuan sangat besar.
Namun, di balik semua isu hangat dan topik yang ramai diperbincangkan, kiamat juga menjadi pemahaman yang simpang siur. Bagai lambaian nyiur di tepi pantai, sampai jadi gelombang badai kecemasan yang menerpa jemaat. Topik ini juga bisa membuat beberapa orang ketakutan sehingga bereaksi dan merespons dengan cara yang kurang tepat dari sisi iman Kristiani. Padahal yang sepatutnya kita lakukan adalah persiapan hati dan kerohanian menjelang datangnya kiamat.
Mari kita kembali melihat kebenaran tentang kiamat dan akhir zaman pada firman Tuhan. Rasul Matius menyampaikan, “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.” Kata kunci dari ayat emas ini dalam bahasa Yunani adalah oudeis oiden, artinya tidak seorang pun yang mengetahui (no one knows). Menyimak arti secara gramatikal ayat ini maka jelas bahwa menyatakan sesuatu yang pasti dan menetap, yaitu sampai hari ini tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan hari kiamat akan terjadi.
Kita sebagai anak-anak Tuhan tidak dipanggil untuk menebak waktu kedatangan Yesus, melainkan diminta berjaga-jaga selalu dalam iman dan ketaatan pada kehendak-Nya. Allah berdaulat mutlak atas waktu dan sejarah dan Kristus menunjukkan keteladanan merendahkan diri-Nya dalam kemanusiaan-Nya. Otoritas atas kapan terjadinya kiamat tetap berada di tangan Bapa sepenuhnya.
Sobat terkasih, tugas kita bukanlah memusingkan tanggal dan waktunya, melainkan tetap mengabarkan Injil di tengah kancah kehidupan nyata karena waktu kian dekat. Hendaklah kita tetap hidup dalam kebenaran dan percaya penuh bahwa Allah yang setia akan selalu menepati janji-janji-Nya.
Refleksi Diri:
- Bagaimana respons Anda selama ini menanggapi isu kiamat? Apakah Anda telah meresponinya sesuai kebenaran Alkitab?
- Apa persiapan rohani yang telah Anda lakukan untuk menyambut kedatangan Yesus yang kedua kali? Sudahkah Anda mengabarkan Injil?
